terkadang ku biasakan diri hidup membisu
menutup mulutku dari duniamu...
jauh melangkah mencari arah yang benar
mungkin ku telah salah dari awal
mengapakah hatiku terasa pedih
titis air mataku hati terguris
kerna janji janji yang di beri hanya omelan
mulut bicara maniskan bahasa
tidak mampu ku cari puitis cinta
hanya ku jadi yang biasa biasa saja
hati ini siapa yang jaga
hati orang tidak terkira ....
kenyataan apakah ini yang aku depani
liku liku depresi membaham diri
sesak....nafas mengheret harapan jauh
kini ku depani realiti...
mungkin ku sudah biasa membutakan mata
mungkin ku sudah silap dalam perhitungan
mebahasakan ego sebagai maruah..

No comments:
Post a Comment